Charta Politika Sebut Elektabilitas PDIP dan Ganjar Tertinggi

Hasil survei Charta Politika Indonesia menyebutkan, tingkat keterpilihan (elektabilitas) PDIP dan Ganjar Pranowo menempati urutan tertinggi

Charta Politika Sebut Elektabilitas PDIP dan Ganjar Tertinggi

JawaPos.com–Hasil survei Charta Politika Indonesia menyebutkan, tingkat keterpilihan (elektabilitas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Ganjar Pranowo menempati urutan tertinggi. Yakni dengan perolehan suara masing-masing 24,9 persen dan 25,8 persen.

Survei tersebut digelar pada 29 November sampai 6 Desember dengan hasil sebanyak 24,9 persen dari total 1.200 responden memilih PDIP. Perolehan suara PDIP cenderung stabil dan cenderung naik di atas 20 persen jika merujuk pada hasil survei Charta Politika sepanjang 2021.

Hasil survei pada Januari 2021 menunjukkan PDIP dipilih 21,5 persen responden, kemudian Februari 22,2 persen, Maret 20,7 persen, Juli 22,8 persen, dan November 24,9 persen.

Di bawah PDIP, Partai Gerindra menempati urutan kedua dengan perolehan 13,9 persen suara para responden. Urutan selanjutnya ditempati Partai Golkar (9,4 persen), PKB (8,3 persen), PKS (6,5 persen), Partai Demokrat (6 persen), Partai Nasdem (4,3 persen), PAN (1,8 persen), PPP (1,4 persen), dan Perindo (0,8 persen).

Partai lain di luar daftar 10 besar, yaitu PSI (0,7 persen), Partai Hanura (0,4 persen), Partai Ummat (0,3 persen), PBB (0,3 persen), Partai Gelora (0,2 persen), serta Partai Berkarya dan Partai Garuda masing-masing 0,1 persen.

Dalam paparan lain, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati urutan teratas untuk tokoh dengan elektabilitas tertinggi. Sebanyak 25,8 persen dari total 1.200 responden yakin Ganjar jadi tokoh yang paling berpeluang maju jadi calon presiden.

Kemudian, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menempati urutan kedua dengan perolehan 22,3 persen suara responden. Urutan selanjutnya ditempati Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (17,7 persen), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (5,4 persen), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (4 persen), Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (2,3 persen) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (1,8 persen).

Kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir (1,3 persen), mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo (1,1 persen), Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (1 persen), dan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa (0,9 persen).

Sementara itu sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo enggan mengomentari elektabilitasnya yang tinggi menurut sejumlah lembaga survei untuk menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.

”2024? 2024 itu angka apa?” ujar Ganjar seperti dilansir dari Antara.

Tak hanya soal elektabilitas, orang nomor satu di Jateng itu juga tak mau berkomentar soal kemungkinan disandingkan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang siap diusung sebagai cawapres pada Pilpres 2024.

”Halah cawapres apa,” ucap Ganjar Pranowo.