Nadiem: Pancasila Titik Berangkat untuk Kebangkitan dari Pandemi

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan, situasi pandemi telah menunjukkan dengan lebih jelas sejumlah tantangan yang harus ditangani.

Nadiem: Pancasila Titik Berangkat untuk Kebangkitan dari Pandemi

JawaPos.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan, situasi pandemi telah menunjukkan dengan lebih jelas sejumlah tantangan yang harus ditangani. Ini demi menghadirkan pendidikan yang berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Salah satu dari tantangan tersebut adalah ketimpangan geografis dan sosiologis yang menyebabkan tidak semua anak Indonesia mendapatkan akses terhadap pendidikan selama pandemi ini,” ujarnya dalam Pidato Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang disiarkan YouTube Kemendikbudristek RI, Jumat (1/10).

Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, ini perlu dijadikan momentum untuk merefleksikan hal-hal yang telah dan harus dilakukan untuk menjadikan Indonesia. Hal tersebut untuk kualitas di masa mendatang.

“Sebagai bangsa yang tangguh di masa kini dan bangsa yang tangguh di masa yang akan datang,” ujarnya.

Selama ini, upaya yang dilakukan lebih berfokus pada hasil akhir dan mengesampingkan integrasi sosial budaya serta pelestarian lingkungan. “Hal tersebut kurang sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang menyelaraskan potensi sumber daya alam dengan sumber daya manusia,” tuturnya.

Menyadari hal tersebut, inilah waktunya Indonesia merancang keseimbangan baru yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat dan memprioritaskan konservasi alam.

Dalam hal ini, Pancasila akan berperan sebagai titik berangkat sekaligus tujuan pembangunan bangsa dan negara. Kebangkitan dan kemajuan bangsa kita dari pandemi, ditentukan oleh kemerdekaan anak-anak Indonesia, untuk mengembangkan potensinya sendiri dengan kemampuan dan panggilan hatinya. “Inilah titik berangkat kita,” tambah Nadiem.