Nurul Ghufron Ingin Gus Yahya Konsisten Gelorakan Antikorupsi di PBNU

"Tidak boleh ada yang tertinggal dan diam dalam perjuangan pemberantasan korupsi," ucap Ghufron.

Nurul Ghufron Ingin Gus Yahya Konsisten Gelorakan Antikorupsi di PBNU

JawaPos.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya KH Miftachul Achyar sebagai Rais Aam dan KH Cholil Yahya Staquf sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026. Hal ini berdasarkan Muktamar ke-34 NU di Lampung.

“Kami menyampaikan selamat dan mendoakan semoga NU berkah dalam kepemimpinan KH Miftahul Achyar dan KH Cholil Yahya Staquf yang telah terpilih sebagai Rais Aam dan Ketua Tanfidz PBNU dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung,” kata Ghufron dalam keterangannya, Jumat (24/12).

Ghufron mengharapkan, NU sebagai organisasi Islam terbesar di dunia yang telah berdedikasi pada perjuangan merawat Indonesia, bisa tetap konsisten berjuang melawan korupsi. Karena keadilan dan kesejahteraan Indonesia yang dicitakan pendiri bangsa terhambat dan bisa gagal karena korupsi.

“Korupsi telah merasuk kesemua sendi dan sektor bangsa. Tidak boleh ada yang tertinggal dan diam dalam perjuangan pemberantasan korupsi,” ucap Ghufron.

Pimpinan KPK berlatar belakang NU ini mengungkapkan, segenap elemen bangsa harus mengambil bagian dalam gerakan antikorupsi. Dia pun berharap, NU tetap konsisten dan menjadi terdepan dalam gerakan moral dan sosial dalam memberantas dan membersihkan korupsi di Indonesia.

“Kebesaran NU dari sisi nilai maupun jumlah jamaah nya diharapkan mampu memotori gerakan sosial anti korupsi. Saatnya NU kembali tampil menjadi pemimpin perjuangan dan jihad melawan korupsi,” papar Ghufron menandaskan.